Selamat tinggal PIP/TPD/MID January 28, 2008
Posted by siswosadpriyono in Tulisan ringan.trackback
(catatankecilku, 28/01/2008). Akhirnya Program PIP/TPD/MID, Diploma III, IPB berakhir sampe disini.
“Program Perpustakaan sudah tidak lagi?”
“Trus bagaimana dong, generasi selanjutnya? tanya Nani, salah seorang peserta Reuni 2008.
PIP/TPD/MID sudah almarhum. Mendahului Mantan Presiden Soeharto. Salah satu alasan kenapa Program Studi PIP/TPD/MID mulai terkuak.
“Program studi Perpustakaan tidak menjual”, demikian penjelasan Pak Mustofa yang mewakili IPB.
Oleh karena itu IPB akhirnya menutup program studi yang berbasiskan Pusdokindo. Pusdokinfo yang lahir dari tahun 1980 ini memang dari segi penghasilan (SPP) sangat kecil. Sebagai ilustrasi pada tahun 1994, SPP per bulannya 400,000,-. Ditahun yang sama progam SJMP (Supervisor Jaminan Mutu Pangan), Fateta, IPB menetapkan SPP nya 2,5 juta rupiah per tahunnya.
Ini merupakan konskwensi bisnis. IPB kini berstatus BHMN, yang artinya sudah tidak disubsidi negara. IPB diharuskan mandiri, dan bisa menghidupi karyawannya dan kegiatan belajar mengajar dari usaha dari pendidikan. Mereka pun akhirnya harus memilih program-program studi yang layak jual dan bisa menjadi sumber keuangan.
Harapan Anda?
Disisi lain Program Studi ini sebenarnya masih dibutuhkan di dunia kerja. “Perpustakaan itu sangat fleksibel”, demikian ungkap Pak Puji, Dosen Agama dan Pelestarian Dokumen.
Disemua perusahaan dan Instansi Pemerintah, atau kantor-kantor lain masih memerlukan ahli untuk mengurus perpustakaan dan dokumentasinya. Artinya lapangan kerja disemua jenis perkantoran dan lembaga bisa dimasuki lulusan Perpustakaan.
Untuk membuka kembali program studi ini tentunya sangat berat, dengan birokrasi panjang dan lobi-lobi khusus. “Untuk membuka Diploma ini mungkin salah satu caranya adalah mengembalikan status IPB dari BHMN ke pengelolaan negara lagi”, ujar salah seorang teman alumni.
“Dah jangan bingung, lu sekolah aja lagi, sampe Master, jadi Penggede di IPB, dan lu buka lagi tuh pusdokinfo”, sahut yang lain.
Makin ngawur aja nih… hehehe
Namun IPB kini membuka S2 dengan spesialisasi Perpustakaan.
“Saya dan teman2 sedang berusaha untuk membuka kembali program studi Perpustakan di Unpak (Universitas Pakuan)”, ujar Pak Mustafa.
Jadi jangan bersedih, dan gundah gulana, keep smiley, buat nyenengin hati “ada nggak ada program studi pusdokinfo kehidupan harus tetap berjalan”

Mas Siswo …
Terima kasih sudah berkunjung ke blog saya di http://www.theordinarytrainer.wordpress.com
Salam saya …
naher …
(btw saya laki-laki )(hehehe… jangan dipanggil bu ya …)